bukan karena efek nonton drama korea LINK ya ini hihi aku cuma ngerasa aja, belakangan ini, kayaknya aku paham deh apa yang kamu rasakan. kayaknya aku sekarang ditempatkan di posisi yang sama, biar tahu, gini loh rasanya jadi kamu. HAHA kayak keganggu, tapi gaenak bilangnya. meski aku super bodo amat lebih sering ngomong langsung kalau ada yang mengganjal, tapi aku tetep ngerasa harus jaga kesopanan dan perasaan dia. gimana pun, dia juga berharga dan aku ga boleh merusak rasa percaya dirinya itu. lagipula yang aku rasakan nggak ada hubungannya sama seberapa berharga dia. aku cuma ngerasa nggak cocok aja. udah. the other reasons are, pertama, dia nggak salah apa-apa. aku sendiri yang waktu itu bilang aku tidak sedang menutup diri--in fact, aku masih proses self healing dan aku kira dengan adanya dia bisa ngebantu. tapi seiring berjalannya waktu, aku malah makin terperosok pada perasaan negatif. dan yang kutemukan malah kesadaran akan perasaanku ini. kedua, dia rekan kerja yang masi...
doa yang kencang tapi lirih. lirih, tapi riuh di langit.