Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2020

IMHO #1: Tentang Pernikahan

Photo by Beatriz Pérez Moya on Unsplash Ada satu hal yang selama ini diam-diam aku takutkan. Yaitu ketika Sinta (nama samaran), tetangga terdekatku--secara geografis, bukan emosional--yang juga merupakan teman bermainku saat SD sampai SMP, akhirnya dilamar dan kemudian akan melangsungkan pernikahannya. Kenapa? Karena dengan dilamarnya dia, berarti mama akan semakin gencar menyuruhku untuk menikah. Mama akan merasa semakin terdesak. Aku tidak mengerti mengapa sebuah pernikahan harus dijadikan ajang perlombaan, "tuh si Jimin anak belakang masjid udah nikah tuh, kamu kapan?". Apakah ketika ada orang seumuranku yang menikah, aku juga harus ikut menikah? Teori macam apa :( Kadang aku mikir, apa hanya aku yang terlalu berpikiran rumit dan menganggap pernikahan bukan hanya sekadar untuk mengejar kelegaan ? Lega karena sudah menikah di usia 25 tahun. Lega karena akhirnya orangtua tidak lagi bertanya tentang jodoh. Lega karena orang-orang akhirnya melihat bahwa kita memang l...