Skip to main content

the memories

ini tentang teman sekelasku. Newton crew :)

duh aduh hangatnya dipeluk rinse' :")

how could ekspresinya ramat selalu mengundang tawa kita semua xD

eksotik, kalian eksotik Ton! xD
tiga tahun. itu bukan waktu yang singkat. disengaja atau tidak, kita telah menuliskan begitu banyak cerita dan kenangan bersama-sama. bagaimana kita meninggalkan scene di setiap sudut sekolah, bagaimana kita meledakkan begitu banyak tawa di setiap tempat. dan mungkin, bagaimana kita menggoreskan begitu banyak tangis di pelukan sahabat.

mungkin memang begini rasanya perpisahan, ya? pahit, membuat tenggorokan kering, bibir pecah-pecah dan sariawan *eh :p
newton, begitu nama kelasku. newton bukan hanya sekadar teman, tapi juga sudah menjadi keluarga baru bagiku. di sana, aku menemukan persahabatan, merasakan berbagai rasa, senang, sedih, takut, kagum, jatuh cinta, marah, jengkel, bahagia, dagdigdug gajelas, di newton, saya belajar praktik solidaritas, peduli pada teman, dan saling menyemangati meski sama-sama terancam dimangsa. rasanya memang sudah saatnya kita berpisah, tapi tentu bukan perpisahan untuk selamanya. mari sama-sama berdoa, semoga kesuksesan akan mempertemukan kita kembali, nanti ;)
kalian, newton, telah memberi pelajaran dan kenangan yang sangat berharga bagiku, baik kalian sadari maupun tidak kalian sadari.
aku belajar tentang keberanian dan percaya diri dari rial, fadel, rachmat, callu', jijah, ria, masda, noe, dan soe'. tanpa kalian sadari, sikap pemberani kalian selalu memacuku untuk lebih berani lagi :)
aku belajar menjadi lebih dewasa dari ibaa, dije, nina, fadel, ririn, dan fathun.. kata-kata dari kalian sering membuatku terenyuh, kemudian menyadari "oh betapa kekanak-kanakannya akyuuuuh!". terima kasih ya, teman-teman! :'D
aku juga belajar tentang praktik 'menyederhanakan pikiranku yang terlalu ribet' dari menni, kurni *eh, fira, numag, ira, nina, ibon dan ririn. terkadang, saat aku lagi panik-paniknya, kata-kata atau perilaku kalian membuat aku sadar, ternyata cuma aku saja yang terlalu mendramatisir keadaan hehe :'))
selain itu, aku juga belajar untuk "lebih menjadi wanita" dari ma'rif, anni, windy, dewi hajar, dan ria xD terima kasih telah mengingatkanku bahwa aku ini wanita yang harusnya bersikap seperti wanita..
aku juga belajar untuk lebih berani menertawakan kerasnya hidup(?) dari ulfah, fina, dan kalsyum ;)) kalian selalu tahu bagaimana cara menghibur orang ya! bakat yang patut dipertahankan ;)
aku belajar untuk menjadi wanita sholehah dari jijah, terima kasih nasehat-nasehatnya jijaah :), aku belajar untuk tidak pernah lelah belajar dari parcom, terima kasih sudah merelakan waktumu untuk mengajariku pelajaran mistis itu com :), aku belajar untuk berani melakukan apa yang aku sukai dari fian, bachin dan rial, aku belajar bahasa arab dari anca' *eh, aku belajar untuk rajin membayar utang pulsa dari dewi amiq hehe :p aku juga belajar untuk menertawai sesuatu yang garing dari fadil :p, aku bahkan belajar untuk tidak pernah datang terlambat dari aan *gamaksud nyindir :p.
huaaaa kalian begitu berarti, kawan-kawan :'D
aku memang tidak bisa memberi pelajaran apa-apa pada kalian, aku hanya membuat keributan, menggaringkan suasana, mengacaukan rencana-rencana kalian.. #kemudianBunuhDiri -_-
aku tidak begitu berarti bagi kalian, tapi kalian harus tahu, kalian sangat berarti bagiku *hoek, muntah dolo :p* nggak, ini serius! kalian benar-benar berarti bagiku, terima kasih telah membiarkan aku masuk dalam lembar hidup kalian di masa SMA, terima kasih telah rela berbagi ruang kelas denganku :) terima kasih, terima kasih, terima kasih :)
maaf, karena aku sering kali berkata kasar pada kalian, maaf karena aku terlalu sering membebani kalian.. maaf, maaf, maaf :(
terima kasih (sekali lagi) pada semua pelajaran berharga dan kenangan takterlupakan yang telah kalian berikan.. I love you all~ *tebar bungaa* #4L4yModeOn
oh iya, terima kasih juga, berkat kalian, aku tersembuhkan dari penyakit alay yang sempat menjangkitiku di masa smp :') tuh kaaan, kalian terlalu banyak ngajarin aku hal baruuu :'3 *tebar bunga lagi* *duh bunganya habis -_-

momen-momen berharga...
MOS,
porseni,
15 desember 2011 ;')

drama,
drama "cinderella bertopeng" :')
(foto drama "menggapai matahari"ku ga ketemuu T_T )
liga sore,
25 april 2012 :')
upacara, maulid, buka puasa bareng, dzikir bersama, sholat berjamaah, pulang sore bareng, masak-masak di boga, ngerayain ultah, sumpang bitta, malino, sampai momen datang-di-hari-minggu-untuk-latihan-drama-dan-senam :)) semuanya masih terekam dengan jelas kok meskipun fotonya nggak kupajang di sini *alesan, padahal males aja, jari udah pegel ngeklik sana-sini :p
tak lupa pula, terima kasih banyaaaaaaaaaak banyak banyak buat guru-guru seantero MAN 2 Model Makassar, terima kasih pak, bu, telah membagi ilmu pada kami-kami, telah rela meladeni wajah bosan kami, telah membantu kami mengembangkan kecerdasan otak dan budi pekerti kami :) terima kasih guru-guruku tercintaaaaa *hug*

duh postingan udah puanjang buanget ya, udah capek bacanya? hihi untung juga kalo ada yang baca ya :') *nasib blogger gak terkenal*
oke deh, sampai di sini dulu ya, teman-teman :) salam kangen dariku untuk kalian-kalian, newton crew :))
sehat selalu yaaaa, dan semoga sukses semuanyaaa :3 amin.
byebyeee~

Comments

  1. hiks terharu :') Kembangkan bakat menulismu, Nak! ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. padahal niatnya mau ngelawak loh, kok malah terharu? :p
      okesip lah Mak, mari kita sama-sama berkembang! ;)

      Delete
  2. pengen nangis bacanya T_T...
    Post nya sugoiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga pengen nangis pas baca ulang, padahal dulu pas nulis aku senyamsenyum aja. ah, kenangan :")

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

arah rotasi patah hati

Photo by Frames For Your Heart on Unsplash semua bermula saat pelukan kak fa terasa begitu personal. padahal ini cuma salam perpisahan biasa; paling cuma salaman, cipika-cipiki, ucapan "fii amanillah", saling mendoakan keselamatan, udah. tapi semalem, emang beda. selain cipika-cipiki, kak fa peluk aku erat, elus-elus pundakku. hanya saja perhatianku sedang teralih membahas soal umur dengan ummu mary dan musf. habis itu aku ke mobil, kak fa bilang lagi, "fii amanillah, tini", kubalas, "iya kak". aku singgahlah beli gorengan karena udah keroncongan sejak habis salat isya tadi. setelah 3 gorengan kulahap, aku iseng buka hp. liat-liat story orang, rata-rata soal berita duka istri ustadz yang baru saja meninggal. trus tiba di statusnya kak fa. biasa lah, poster-poster kajian. dan di story terakhir, eh.. langsung nyess aku langsung lemess tiba-tiba kenyang. tiba-tiba gorengan dan sandwichku ga menarik lagi. tiba-tiba... kerongkonganku tercekat. si fulan akhirnya...

sebuah self reminder

Sepertinya, saya memang terlalu mudah menyesali sesuatu. Meski sudah berulang kali berusaha untuk berhenti mengatakan "seandainya ga milih ini..." atau "coba tadi nggak ikut, pasti bla bla bla..." dan semacamnya. Padahal, yang kayak gitu tuh bikin capek. Udah mah capek raga dari sononya, ditambah ngeluh dan nyesel kayak gitu jadi makin capek sampai ke batin. That's why, i'm writing this post to remind myself. Based on insight tadi malam, masyaAllah, aku mikir "kalau aku menghakimi keputusanku di masa lalu dengan menggunakan pengetahuan dan pengalamanku di masa sekarang, bukankah itu ga adil?" Karena aku yang sekarang sudah nambah pengetahuannya, sudah tahu akibatnya, sudah tahu lebih banyak daripada aku yang dulu, yang ngambil keputusan itu. Kalau waktu diputar dan aku kembali ke diriku yang dulu, dengan pengetahuan dan pengalaman yang sama, bukankah aku akan kembali mengambil keputusan yang sama? Jadi, ngapain nyesel? Bukankah aku sudah mengambil ...

oh newton, berjuta rasanya

my blog soul tiba-tiba nongol pas denger lagunya Kita Selamanya punya abang-abang Bondan & fade2Black. nih lagu liriknya asli keren bisa bikin gue ngayal, mata ini tiba-tiba basah hiks :") keinget sama Newton, Autis, dan segala macam hal tentang putih abu-abu gue :") ok… detak detik tirai mulai menutup panggung tanda skenario… eyo… baru harus diusung lembaran kertas barupun terbuka tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu masa jaya putih biru atau abu-abu (hey) memori crita cinta aku, dia dan kamu ya, perjalanan menuju hari UN memang jadi terasa seperti detak-detik yang selalu pengen gue slow-motion kan, biar gue bisa ngeliat semua tingkah dan ekspresi NEWTON secara detail, dan merekamnya dengan baik di memori ini. ada rasa bahagia karena langkah selanjutnya menuju universitas impian akan segera terwujud, tapi lebih banyak sedihnya karena harus berpisah dengan tawa me...