Skip to main content

H-3 UN, makin ngawurrr

UN semakin dekat. mau gak mau gue harus memasok senjata lebih banyak lagi (read: belajar) sudah H-3! fighting! aja-aja fighting!

sambil belajar tadi, gue juga ngegalau... tapi galau gue sudah mulai ke arah yang positif. jadi, biar gue gampang belajarnya, gue berpikir untuk menjerumuskan pelajaran-pelajaran gue ke dalam kalimat-kalimat galau.. mau liat hasilnya? cekidot!

"Apa kau telah mendifusiku? Memindahkanku dari konsentrasi tinggimu ke konsentrasi rendahmu?" - dalam pelajaran biologi, difusi itu semacam proses perpindahan zat pelarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.

pict taken from here

dalam kehidupan nyata, istilah difusi disini diistilahkan sebagai perubahan perasaan seseorang kepada orang yang "dulu" disukainya menjadi tidak disukainya lagi. kalau gue sih simplenya nyebut "from something to nothing" gitu lahh~ haha

"Rinduku seperti terkena Efek Tyndall. Dia berpendar dicelah-celah jarak dan kemudian berhamburan ke segala penjuru rasa" - dalam pelajaran kimia, efek tyndall ternyata sangatlah syahdu, pemirsahh.. ada yang suka warna biru langit? Atau ada yang senang menikmati warna jingga pada sore hari?

pict taken from here 

Atau ada yang senang menikmati sinar matahari yang menerobos celah-celah dedaunan saat pagi masih diselimuti kabut? Semua keindahan alam itu terjadi berkat efek tyndall loh! Aroma romansanya kental banget kan? Hihi :p
kaitannya dengan rindu, ya yang kayak diatas itu tuh. rindu pada seseorang, akan menciptakan beribu rasa yang lainnya berdatangan. apalagi kalau sudah berbenturan dengan kenangan, wah buntutnya pasti galau. bakal ada rasa sedih, benci, kecewa, takut, muak, malu, ahh banyak deh..
agak tabu memang ya, membahas rindu ditengah riuhnya orang-orang membicarakan UN.. tapi nggak apalah, cuma selingan doang kok #ngeles.

"Setelah penyerangan enzim restriksi, bolehkah aku menarikan tarian pengundang enzim ligase?” – seperti yang kita pelajari dalam rekayasa genetika, enzim restriksi sering disebut sebagai “gunting DNA” karena tugasnya memang memotong rantai DNA sedangkan enzim ligase merupakan lawannya, enzim ligase sering di istilahkan sebagai "lem DNA" karena bertugas menyatukan potongan-potongan DNA.
kalau dalam kehidupan nyata, hal yang terbayang saat gue memikirkan ini tuh seperti "mantan yang ngajak balikan" gitu deh..

pict taken from here

karena setelah hubungan mereka "terpotong", salah satu pihak ingin "menyambungnya" kembali. hahaha ngawur beud :p

"Seperti tidak menemukan lagi konjungsi yang tepat, kita terpecah menjadi aku dan kamu" - konjungsi adalah kata penghubung, dalam bahasa inggris ada konjungsi setara dan tidak setara. yang setara itu seperti: and, or, but, along with, together with, as well as, dan sebagainya. sedangkan yang tidak setara terbagi menjadi 5 bagian, yaitu: sebab akibat (because, as , for, since), penambahan arti (beside that, moreover, furthermore, in additional), persyaratan (if not, otherwise), pertentangan (however, nevertheless, whereas, but, yet, still, although, despite, dan banyak lagi), dan yang terakhir kesimpulan (therefore, in conclussion, hence, so). 
begitu banyaknya konjungsi, tapi tidak ada lagi yang tepat untuk menggabungkan "aku" dan "kamu" agar menjadi "kita". ini asli galau men. saat dua makhluk sotoy memutuskan untuk berpisah, saat itu memang tidak ada lagi alasan untuk tetap bertahan, tidak ada lagi konjungsi yang cocok. jadi keinget bab-bab awal di bukunya bang Radiyta Dika yang Manusia Setengah Salmon. disana diceritakan tentang proses bang Dika diputusin sama ceweknya. ada satu paragraf yang menurut gue dewasa banget:

"mungkin itu masalahnya, pikir gue. seperti rumah ini yang jadi terlalu sempit buat keluarga kami, gue juga menjadi terlalu sempit buat dia. dan, ketika sesuatu sudah sempit dan tidak nyaman, saat itulah seseorang harus pindah ke tempat yang lebih luas dan (dirasa) cocok untuk dirinya. rumah ini tidak salah, gue dan dia juga tidak salah. yang kurang tepat itu bila dua hal yang dirasa sudah tidak lagi saling menyamankan tetap dipertahankan untuk bersama. mirip seperti gue dan dia. dan dia, memutuskan untuk pindah."

dewasa banget kan, pemirsah?
ehh ini bukan curhat loh ya, jangan mikir yang nggak-nggak :p

kayaknya suasananya sudah mulai panas nih.. mending gue kabur aja deh ya. sampai jumpa di postingan selanjutnya! salam hangat H-3 UN! :))

Comments

  1. Halloooo, blogwalking hereee !! Mapir juga yaa ke blog akuuu ;) http://www.firalovenickjonas.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih kunjungannya ^_^
      salam blogger :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

arah rotasi patah hati

Photo by Frames For Your Heart on Unsplash semua bermula saat pelukan kak fa terasa begitu personal. padahal ini cuma salam perpisahan biasa; paling cuma salaman, cipika-cipiki, ucapan "fii amanillah", saling mendoakan keselamatan, udah. tapi semalem, emang beda. selain cipika-cipiki, kak fa peluk aku erat, elus-elus pundakku. hanya saja perhatianku sedang teralih membahas soal umur dengan ummu mary dan musf. habis itu aku ke mobil, kak fa bilang lagi, "fii amanillah, tini", kubalas, "iya kak". aku singgahlah beli gorengan karena udah keroncongan sejak habis salat isya tadi. setelah 3 gorengan kulahap, aku iseng buka hp. liat-liat story orang, rata-rata soal berita duka istri ustadz yang baru saja meninggal. trus tiba di statusnya kak fa. biasa lah, poster-poster kajian. dan di story terakhir, eh.. langsung nyess aku langsung lemess tiba-tiba kenyang. tiba-tiba gorengan dan sandwichku ga menarik lagi. tiba-tiba... kerongkonganku tercekat. si fulan akhirnya...

sebuah self reminder

Sepertinya, saya memang terlalu mudah menyesali sesuatu. Meski sudah berulang kali berusaha untuk berhenti mengatakan "seandainya ga milih ini..." atau "coba tadi nggak ikut, pasti bla bla bla..." dan semacamnya. Padahal, yang kayak gitu tuh bikin capek. Udah mah capek raga dari sononya, ditambah ngeluh dan nyesel kayak gitu jadi makin capek sampai ke batin. That's why, i'm writing this post to remind myself. Based on insight tadi malam, masyaAllah, aku mikir "kalau aku menghakimi keputusanku di masa lalu dengan menggunakan pengetahuan dan pengalamanku di masa sekarang, bukankah itu ga adil?" Karena aku yang sekarang sudah nambah pengetahuannya, sudah tahu akibatnya, sudah tahu lebih banyak daripada aku yang dulu, yang ngambil keputusan itu. Kalau waktu diputar dan aku kembali ke diriku yang dulu, dengan pengetahuan dan pengalaman yang sama, bukankah aku akan kembali mengambil keputusan yang sama? Jadi, ngapain nyesel? Bukankah aku sudah mengambil ...

oh newton, berjuta rasanya

my blog soul tiba-tiba nongol pas denger lagunya Kita Selamanya punya abang-abang Bondan & fade2Black. nih lagu liriknya asli keren bisa bikin gue ngayal, mata ini tiba-tiba basah hiks :") keinget sama Newton, Autis, dan segala macam hal tentang putih abu-abu gue :") ok… detak detik tirai mulai menutup panggung tanda skenario… eyo… baru harus diusung lembaran kertas barupun terbuka tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu masa jaya putih biru atau abu-abu (hey) memori crita cinta aku, dia dan kamu ya, perjalanan menuju hari UN memang jadi terasa seperti detak-detik yang selalu pengen gue slow-motion kan, biar gue bisa ngeliat semua tingkah dan ekspresi NEWTON secara detail, dan merekamnya dengan baik di memori ini. ada rasa bahagia karena langkah selanjutnya menuju universitas impian akan segera terwujud, tapi lebih banyak sedihnya karena harus berpisah dengan tawa me...