![]() |
| Photo by Chidy Young on Unsplash |
from maudy ayunda:
perasaan negatif itu sinyal. this is not what i'm supposed to do. this is not what i'm supposed to be with. you know. hati kita tuh kadang-kadang tau. jadi pada saat malas, berarti motivasinya aja belum ada. dan itu yang harus dicari. apa sih, bidang apa sih, pekerjaan apa sih, tempat, situasi, orang, yang memang bisa memberikan semangat itu. karena malas itu bukan sebuah karakter, itu lebih kayak sinyal bahwa kita belum menemukan apa yang benar-benar memberikan kita energi.
source: [link youtube]
from felix siaw:
orang malas itu karena dia tidak mengerti tentang tujuan apa yang ingin ia raih. jadi kalau ada orang yang sudah merasa sudah meraih tujuan, maka dia biasanya jadi malas. tapi kalau ada sesuatu yang in urgency, dia tau strong why-nya, ada sebuah kekuatan yang besar yang dia tau, kenapa saya harus melakukan ini, itu dia pasti akan rajin. jadi gampangnya, kalau orang itu tahu atas apa dia bertindak, kenapa dia harus bertindak, maka dia pasti akan bertentangan dengan rasa malas. jadi malas itu ketika seseorang tidak tuh mau ke mana. kalau orang itu tidak jelas visi dan misinya ya dia akan jadi malas.
source: [link youtube]
jadi saya kurang motivasi kayaknya, ya. ngerasa belum urgent. ngerasa masih ada waktu. maka diulurlah, ntar aja, ntar aja, gitu terus. karena belum deadline.
apa motivasiku? mengerjakan tugas kuliah, tugas akhir, mengerjakan dan paham itu semua sampai menyelesaikannya? apa sekadar "karena udah dimulai, ayo akhiri dengan baik"?
![]() |
| Photo by Liana S on Unsplash |
later deh ya kita lanjut. masih bingung nan pusing saya nya 😞


Comments
Post a Comment