Skip to main content

Posts

SummaryTin - Meet The Best Part of You with LΛƬIFΛPEDIΛ

tanggal 21 Mei 2021 kemarin, aku ikut acara yang diadain sama latifapedia_telu . harusnya acaranya buat anak tel-u doang sih, tapi karena adminnya baik hati jadinya mau berbagi link zoomnya juga. ya berbagi kebaikan emang nggak seharusnya dibatasi kan? :) saat itu, aku emang lagi butuh banget bahan buat encourage diri aku sendiri. setelah lebaran, rasanya aku tertampar oleh kenyataan berkali-kali. setelah itu akhirnya aku bangun dan mendapati diriku yang tampak begitu mengenaskan. aku telah melakukan banyak hal jahat ke diriku dan juga ke orang-orang di sekitarku. ledakan emosi yang sesaat itu, efeknya ternyata terasa jauh lebih lama. aku jadi merasa harus segera membenahi diriku kalau tidak ingin menyesal nantinya. dan, pertolongan Allah datang bertubi-tubi. banyak kegiatan yang Ia izinkan aku untuk menemukannya dan kemudian bisa membuka mataku lebih lebar; aku punya banyak teman, punya banyak mimpi untuk diraih, punya banyak hal yang harus diperbaiki. kesibukan yang bermanfaat jadi k...

SummaryTin - Kelas Istimewa "Using Psychology To Craft Realistic Character" with Fakhrisina Amalia

Photo by Anima Visual on Unsplash ❤ lewat karya fiksi pembaca jadi paham tentang kehidupan yang tidak pernah ia jalani ❤ penulis nggak mesti belajar psikologi dengan mendalam, cukup punya rasa ingin tahu aja. karena dari rasa ingin tahu itu, penulis bisa paham sama keadaan sekitar dan jadi punya sudut pandang dari berbagai sisi ❤ motivasi tokoh: tunjukkan reasons why; dibalik tiap tingkah dan keputusan yang dibuat tokoh itu ada penyebabnya ❤ karena sulit stay di pola pikir si tokoh, efeknya jadi nggak objektif. ❤ tokoh yang manusiawi; misal keluarganya harmonis dan supprotif tapi ternyata dia kesulitan beradaptasi dengan lingkungannya. untuk menjadi manusiawi, tokoh harus punya kelemahan . ❤ masalah personal; ada banyak kok masalah yang natural; nggak bisa ketemu orang banyak, susah ngobrol sama orang baru; itu semua natural. jadi nggak usah maksain tokoh buat punya mental illness yang valid/kronis dari diagnosis psikolog/psikiater kalau emang nggak terlalu dibutuhin dan nggak mendukun...

Day #11: my siblings

aku punya dua kakak perempuan. dulu, saat usiaku belasan, aku paling dekat dengan kakakku yang kedua. mungkin karena selisih usia kami yang hanya terpaut 4 tahun, sedangkan dengan kakak pertama kami beda 7 tahun. banyak hobi, kebiasaan, dan hal-hal yang kusukai dan tidak kusukai bersumber dari kakak-kakakku. hobi baca komik dan novel karena kakak pertamaku sering pinjem dari temen dan diam-diam membacanya di kamar, aku pun ikutan. kesukaan nonton anime karena sejak kecil aku sering nonton bertiga di depan TV dengan kedua kakakku. kami nonton inuyasha, detektif conan, cardcaptor sakura, sailormoon, ninja hattori, digimon, pokemon, chibi marukochan sampai yang umum banget; doraemon dan crayon shinchan. suka drama korea aja karena ikutan nonton full house sama kakak pertamaku lmao sekarang kedua kakakku sudah berhenti baca novel dan komik. bahkan novel saku sherlock yang kakakku pinjam pun nggak pernah bisa dia tuntaskan. kalau nonton drakor, kakak pertamaku masih sering. tapi kakak kedua...

Day #10: my best friend

don't have any. or all i have are best friends. coz i don't make friends if they are not that best for me. meski kata temen-temen aku orangnya membaur banget, bisa masuk grup mana aja, dan selalu terlihat enjoy, kayak nggak ada masalah sama orang lain. tapi sebenarnya aku berteman dengan seseorang harus karena suatu alasan. aku bukan orang yang bisa asal basa-basi sana-sini dan kemudian jadi nyambung lalu tukeran nomer dan setelahnya jadi janjain ketemu di mana, gitu. bukan. aku baru bisa ngajak ngobrol orang kalau emang apa yang kukerjakan harus bersinggungan dengan orang itu. hal itu berlaku untuk orang baru. kalau sudah pernah interaksi sekali, aku kadang jadi bisa menyapa dia kalau ketemu di jalan, atau ngajak ngobrol duluan kalau lagi duduk bareng. kecuali kalau saat first impression aku udah ngerasa nggak nyambung, ya berarti game over. ngobrolnya kalau emang penting banget aja. aku tidak punya satu sahabat tetap(?) yang tau semua hal tentangku dan aku juga tau semua hal ...

Day #5: parents

 mereka bercerai. Photo by Ardalan Hamedani on Unsplash dan mama membenci ayah.

Day #3: a memory

aku memilih ingatan yang paling samar. Photo by Arleen wiese on Unsplash saat itu aku memasuki ruang kerja ayah dengan membawa segelas susu vanilla di tanganku. mataku terpaku pada gelas, takut tumpah. kudengar ayah sedang mengetik dengan menggunakan mesin tik. aku mendongak saat memasuki ruangan. tangan ayah berhenti saat dia menoleh sebentar ke arahku, kemudian melambaikan tangannya, "sini" menyuruhku duduk di pangkuannya. ayah berhenti mengetik. dia meraih gelasku sembari membantuku naik ke pangkuannya.  "mau ayah bantu dinginkan?" aku mengangguk sebagai jawaban. di hadapanku ada mesin tik dan kertas-kertas yang tidak kupahami bertuliskan apa. aku menarik bibirku ke samping, merasa hangat sekaligus merasa bak tuan putri yang menunggu susunya didinginkan sambil duduk di pangkuan ayah yang nyaman. --- Kini, setelah 18 tahun berlalu, kenangan itu menjadi satu-satunya kenangan yang membuatku yakin ayah bukan orang jahat. meski dia pergi, meski dia sering membuatku me...

Takut tumbuh dewasa

Photo by  Caleb Woods  on  Unsplash Aku takut tumbuh dewasa Dan menjadi pemarah Menganggap diriku benar Dan mutlak yang lain salah Aku takut tumbuh dewasa Bekerja keras meski tak ikhlas Dan kemudian menagih balas Menuntut keturunan untuk mengabdi Padahal mereka hanya titipan Ilahi Yang punya kehidupan sendiri Memaksa dunia untuk tunduk Ingin ini ingin itu Harus terkabul Seakan logika tumpul Aku takut tumbuh dewasa Takut pada peribahasa "Buah jatuh tak jauh dari pohonnya" Aku takut tumbuh dewasa Dan jadi seperti mama ~ KK on 23rd July, 2020 ~